Granola L
Varietas kentang meja paling populer di Indonesia. Umbi bulat lonjong, kulit kuning, daya adaptasi tinggi di dataran tinggi.
Plantlet kentang bebas virus hasil kultur jaringan modern. Sumber indukan resmi dari Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran — pertumbuhan seragam, panen maksimal, asal-usul jelas.
Setiap varietas dibiakkan dari indukan resmi Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran. Kode di kanan atas kartu adalah lot laboratorium — sama seperti yang tertera pada botol Anda.
Varietas kentang meja paling populer di Indonesia. Umbi bulat lonjong, kulit kuning, daya adaptasi tinggi di dataran tinggi.
Kentang industri yang banyak diburu untuk chip dan olahan. Kadar pati tinggi, ukuran umbi seragam, permintaan pabrik stabil.
Standar emas kentang chip di Indonesia. Umbi lonjong, mata dangkal, warna daging putih — ideal untuk french fries dan keripik.
Varietas lokal unggul dari Balitsa Lembang. Tahan penyakit busuk daun, produktivitas stabil, cocok untuk sentra produksi Jawa Barat.
Kami bukan sekadar penyedia bibit. Setiap botol yang keluar dari lab kami melewati protokol tissue culture, uji virus, dan dokumentasi asal-usul yang dapat dilacak.
Diperbanyak secara aseptik pada media agar steril. Setiap eksplan berasal dari klon unggul yang sudah diverifikasi.
Berasal langsung dari Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran (Balitsa) — bukan indukan tak jelas.
Benih siap masuk sistem sertifikasi resmi di BPSBTPH seluruh provinsi di Indonesia.
Setiap lot memiliki dokumentasi genealogi dan tanggal produksi yang tercatat di laboratorium.
Karena berasal dari klon identik, keseragaman ukuran umbi dan waktu panen jauh lebih baik.
Bibit sehat = tanaman produktif. Potensi hasil per hektar meningkat dibanding bibit konvensional.
Setiap botol berisi 10 planlet siap aklimatisasi, dikemas rapi dengan seal karet kuning khas DaFa.
Pengemasan tahan guncang dengan protokol pengiriman khusus jaringan tanaman hidup.
Setiap batch diuji terhadap virus utama kentang (PLRV, PVX, PVY, PVS, PVM) — hasilnya negatif.
Setiap botol yang Anda terima adalah hasil dari proses laboratorium yang teliti — mulai dari seleksi eksplan hingga tiba di tangan petani.
Eksplan dari indukan Balitsa disterilisasi dan ditanam pada media agar berhormon. Selama 3–4 minggu, tunas dan akar muncul di dalam botol kaca steril.
Planlet diperbanyak, dipindahkan ke media baru, dan diuji ELISA. Botol yang bebas virus lolos ke tahap pengemasan; sisanya dimusnahkan.
Botol berisi 10 planlet ditutup rapat dengan seal karet kuning, dilabel lot & varietas, lalu dikirim dengan kemasan tahan guncang ke seluruh Indonesia.
Chat kami untuk info stok terbaru ✎